Yang bikin toko pertanian beda dari toko lain
Stok masuk per sak, keluar per kilo
Urea datang sekarung 50 kg, tapi lakunya bisa satu sak utuh atau satu kilo eceran. Dicatat di buku, sisa stok hampir selalu meleset dari hitungan fisik.
Satu merek, banyak kemasan
Roundup botol 1 liter dan 200 ml, Antracol bungkus 250 gram dan 1 kg. Kalau tiap kemasan dicatat sebagai barang yang berbeda, stoknya pecah dan tidak pernah cocok.
Bon petani menunggu panen
Pupuk dan benih sering diambil dulu, dibayar setelah panen. Buku bon gampang hilang, dan sisa utang tiap petani sulit ditagih kalau catatannya tercecer.
Harga beli berubah tiap kiriman
Harga dari distributor naik turun. Kalau faktur tidak dicatat, harga modal ikut salah, dan untung cuma terasa, bukan terhitung.
Cara LatuPOS mencatatnya
Semua yang di bawah ini bisa Anda coba sendiri di toko tani contoh, lengkap dengan data 30 hari.
Satu stok, beberapa cara jual
Urea dicatat sekali sebagai barang dagangan dengan satuan kg dan stok 4.000 kg. Dari barang yang sama Anda membuat dua cara jual: Sak 50 kg seharga Rp400.000 dan Eceran 1 kg seharga Rp9.000. Menjual satu sak memotong 50 kg, menjual eceran memotong sebanyak yang ditimbang.
Sisa stok tetap satu angka dalam kg, jadi tidak ada lagi dua catatan yang saling bertengkar.
Timbangan tidak dibulatkan
Cara jual eceran bisa menerima angka di belakang koma. Kasir mengetik 2,5 kg atau 0,75 liter apa adanya, lalu harga dan potongan stoknya mengikuti angka itu.
Bon petani dan cicilannya
Di layar bayar, pilih Bayar tempo (bon) dan isi uang muka kalau ada. Sisanya tersimpan atas nama pelanggan. Pembayaran yang menyusul dicatat lewat menu Terima piutang dan boleh dicicil berapa kali pun.
Sisa bon tiap pelanggan selalu terlihat, jadi menagih tidak perlu membongkar buku lama.
Faktur distributor jadi stok sekaligus utang
Catat pembelian dari supplier beserta harga belinya. Stok bertambah, harga modal ikut diperbarui, dan kalau fakturnya belum lunas, sisanya tercatat sebagai utang ke supplier lengkap dengan jatuh temponya.
Barcode untuk kemasan pabrik
Pestisida dan benih kemasan pabrik bisa dicari dengan memindai barcode di kasir. Barang yang tidak punya barcode, seperti pupuk curah, cukup dicari dengan mengetik namanya.
Untung per produk, bukan cuma omzet
Karena harga modal menempel di tiap barang, laporan menunjukkan untung tiap produk dan untung bersih setelah pengeluaran, bukan sekadar jumlah uang yang masuk.
Stok fisik yang meleset dirapikan lewat Stock opname, dan selisihnya tetap tercatat.
Coba langsung di toko tani contoh
Toko Tani Sejahtera sudah terisi pupuk, pestisida, benih, pelanggan dengan bon berjalan, dan faktur supplier. Masuk sebagai pemilik atau kasir tanpa daftar. Datanya dikembalikan seperti semula setiap malam.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Bisa, dan stoknya tetap satu angka. Urea dicatat sekali sebagai barang dagangan bersatuan kg, lalu diberi dua cara jual: Sak 50 kg dan Eceran 1 kg. Menjual satu sak memotong 50 kg, menjual eceran memotong sebanyak yang ditimbang.
Cara jual eceran bisa menerima angka di belakang koma, jadi 2,5 kg atau 0,75 liter dimasukkan apa adanya di kasir. Harga dan potongan stoknya ikut angka itu, tanpa pembulatan.
Saat bayar, pilih Bayar tempo (bon) dan isi uang muka kalau ada. Sisanya tersimpan atas nama pelanggan. Pembayaran yang menyusul dicatat lewat menu Terima piutang dan boleh dicicil berapa kali pun, sementara sisa bon tiap pelanggan selalu terlihat.
Bisa. Catat pembelian dari supplier, lalu stok bertambah dan harga modal ikut diperbarui. Kalau fakturnya belum lunas, sisanya tercatat sebagai utang ke supplier beserta jatuh temponya.
Mode toko menghitung modal dari harga beli tiap barang, bukan dari resep, dan istilah di aplikasi ikut menyesuaikan. Toko pertanian dan toko kelontong memakai mode ini, warung makan dan kafe memakai mode resep.
Tidak perlu beli alat kasir mahal khusus. LatuPOS berbasis web dan berjalan lancar di tablet Android, iPad, HP smartphone Anda, maupun laptop/PC kasir biasa.
Bisa. LatuPOS mendukung printer struk thermal 58mm dan 80mm lewat Bluetooth atau kabel USB, langsung dari browser.
LatuPOS berjalan online, jadi kasir butuh koneksi internet. Paket data HP atau hotspot sudah cukup. Setiap transaksi langsung tersimpan aman di server, tidak hilang walau HP atau tablet rusak.
Bisa. Saat bayar, pilih Bayar tempo (bon) dan isi uang muka kalau ada. Sisa bonnya tersimpan atas nama pelanggan dan bisa dicicil kapan saja.
Aman. Setiap usaha punya alamat sendiri (contoh: baksojaya.latupos.com) dan datanya disimpan terpisah dari usaha lain, sehingga harga modal, laba, dan omzet Anda hanya bisa dilihat oleh Anda.
Hubungi kami lewat WhatsApp dan kirimkan daftar produk atau menu beserta harganya. Tim LatuPOS membantu menyiapkan data awal sampai kasir siap dipakai.
Mitra Pilot: Rp90.000/bulan untuk 12 bulan pertama, khusus 5 usaha pertama (sisa 3 slot), lalu Rp150.000/bulan. Usaha lain: Rp150.000/bulan sejak awal. Satu paket berisi semua fitur inti, tanpa batas produk, transaksi, atau kasir. Fitur tambahan (add-on) seperti QR Order, membership, dan HRIS bisa diaktifkan terpisah. Setup dan pelatihan gratis. Bayar via transfer bank, tanpa kontrak, bisa berhenti kapan saja.
Pembayaran lewat transfer bank, per bulan atau beberapa bulan sekaligus. Setelah transfer dikonfirmasi, masa aktif langsung diperpanjang. Kalau masa aktif habis, aplikasi tetap bisa dipakai normal selama 7 hari. Setelah itu toko masuk mode baca-saja: data tetap aman, bisa dilihat dan diekspor, hanya transaksi baru yang dikunci sampai langganan diperpanjang.
Siap merapikan usaha Anda?
Ceritakan usaha Anda lewat WhatsApp. Kami bantu masukkan daftar produk atau menu, harga, dan stok awalnya.