Yang bikin toko kelontong beda dari warung
Ribuan barang, harga cuma di kepala pemilik
Begitu yang jaga toko bukan pemilik, harga mulai salah ditagih, dan barang yang lama tidak laku tidak pernah ketahuan.
Kemasan dan eceran dari karung yang sama
Beras dijual per 5 kg dan per kg dari karung yang sama. Kalau dicatat sebagai dua barang, sisa stoknya tidak pernah cocok dengan yang di gudang.
Bon tetangga di buku tulis
Ambil dulu, bayar tanggal muda. Buku bon gampang hilang atau basah, dan sisa utang tiap orang sulit ditagih kalau catatannya tercecer.
Belanja grosir tidak pernah dihitung ulang
Harga dari grosir naik turun tiap kiriman. Tanpa nota yang dicatat, harga jual ketinggalan dan untungnya menipis tanpa terasa.
Cara LatuPOS mencatatnya
Semua yang di bawah ini bisa Anda coba sendiri di toko kelontong contoh, lengkap dengan data 30 hari.
Scan barcode, kasir tidak perlu hafal harga
Scanner USB langsung memasukkan barang ke keranjang beserta harganya. Barang tanpa barcode, misalnya beras curah atau telur, cukup dicari dengan mengetik namanya.
Siapa pun yang menjaga toko menagih harga yang sama.
Satu stok, kemasan dan eceran
Beras dicatat sekali sebagai barang dagangan bersatuan kg, lalu diberi dua cara jual: kemasan 5 kg dan eceran 1 kg. Menjual satu kemasan memotong 5 kg, menjual eceran memotong sebanyak yang ditimbang.
Timbangan tidak dibulatkan
Cara jual eceran menerima angka di belakang koma, jadi 2,5 kg gula atau 0,5 liter minyak dimasukkan apa adanya, dan harga serta potongan stoknya mengikuti angka itu.
Bon tetangga dan cicilannya
Di layar bayar, pilih Bayar tempo (bon) dan isi uang muka kalau ada. Sisanya tersimpan atas nama pelanggan dan boleh dicicil kapan saja.
Laporan piutang menunjukkan siapa yang belum melunasi dan sudah berapa lama.
Nota grosir jadi stok sekaligus utang
Catat pembelian beserta harga belinya. Stok bertambah, harga modal ikut diperbarui, dan kalau notanya belum lunas, sisanya tercatat sebagai utang ke supplier lengkap dengan jatuh temponya.
Untung tiap barang, bukan cuma uang masuk
Karena harga modal menempel di tiap barang, laporan menunjukkan untung tiap barang yang terjual dan untung bersih setelah pengeluaran.
Stok fisik yang meleset dirapikan lewat Stock opname, dan selisihnya tetap tercatat.
Coba langsung di toko kelontong contoh
Toko Kelontong Berkah sudah terisi sembako dengan barcode, barang eceran per kg, pelanggan dengan bon berjalan, nota grosir, dan transaksi 30 hari. Masuk sebagai pemilik atau kasir tanpa daftar. Datanya dikembalikan seperti semula setiap malam.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Bisa. Scanner USB langsung memasukkan barang ke keranjang tanpa kasir perlu hafal harga. Barang tanpa barcode, misalnya beras curah, cukup dicari dengan mengetik namanya.
Beras dicatat sekali sebagai barang dagangan bersatuan kg, lalu diberi cara jual kemasan 5 kg dan eceran 1 kg. Kasir boleh mengetik 2,5 kg, dan harga serta potongan stoknya ikut angka itu.
Bisa. Saat bayar, pilih Bayar tempo (bon) dan isi uang muka kalau ada. Sisanya tersimpan atas nama pelanggan, boleh dicicil kapan saja, dan laporan piutang menunjukkan siapa yang belum melunasi.
Bisa. Catat nota grosir sebagai pembelian: stok bertambah, harga modal ikut diperbarui, dan kalau notanya belum lunas, sisanya tercatat sebagai utang ke supplier beserta jatuh temponya.
Kelihatan. Karena harga modal menempel di tiap barang, laporan menunjukkan untung tiap barang yang terjual dan untung bersih setelah pengeluaran, bukan sekadar uang yang masuk.
Tidak perlu beli alat kasir mahal khusus. LatuPOS berbasis web dan berjalan lancar di tablet Android, iPad, HP smartphone Anda, maupun laptop/PC kasir biasa.
Bisa. LatuPOS mendukung printer struk thermal 58mm dan 80mm lewat Bluetooth atau kabel USB, langsung dari browser.
LatuPOS berjalan online, jadi kasir butuh koneksi internet. Paket data HP atau hotspot sudah cukup. Setiap transaksi langsung tersimpan aman di server, tidak hilang walau HP atau tablet rusak.
Bisa. Saat bayar, pilih Bayar tempo (bon) dan isi uang muka kalau ada. Sisa bonnya tersimpan atas nama pelanggan dan bisa dicicil kapan saja.
Aman. Setiap usaha punya alamat sendiri (contoh: baksojaya.latupos.com) dan datanya disimpan terpisah dari usaha lain, sehingga harga modal, laba, dan omzet Anda hanya bisa dilihat oleh Anda.
Hubungi kami lewat WhatsApp dan kirimkan daftar produk atau menu beserta harganya. Tim LatuPOS membantu menyiapkan data awal sampai kasir siap dipakai.
Mitra Pilot: Rp90.000/bulan untuk 12 bulan pertama, khusus 5 usaha pertama (sisa 1 slot), lalu Rp150.000/bulan. Usaha lain: Rp150.000/bulan sejak awal. Satu paket berisi semua fitur inti, tanpa batas produk, transaksi, atau kasir. Fitur tambahan (add-on) seperti QR Order, membership, dan HRIS bisa diaktifkan terpisah. Setup dan pelatihan gratis. Bayar via transfer bank, tanpa kontrak, bisa berhenti kapan saja.
Pembayaran lewat transfer bank, per bulan atau beberapa bulan sekaligus. Setelah transfer dikonfirmasi, masa aktif langsung diperpanjang. Kalau masa aktif habis, aplikasi tetap bisa dipakai normal selama 7 hari. Setelah itu toko masuk mode baca-saja: data tetap aman, bisa dilihat dan diekspor, hanya transaksi baru yang dikunci sampai langganan diperpanjang.
Siap merapikan usaha Anda?
Ceritakan usaha Anda lewat WhatsApp. Kami bantu masukkan daftar produk atau menu, harga, dan stok awalnya.